Cerita kehamilan tentang kontraksi belum usai. Karena aku sangat syuka syekali dengan nastar. Finally, selama lebaran toples nastar kuhabiskan sendiri. Entah 2 atau 3 toples, whaaatss???? (maruk emang, tapi atuh gimanaaa... Enak!! :(()
Okeh! Masuk 8 bulan kita kontrol lagi dan ternyata aku menggendut, janinku tidak :((. Bahkan beratnya jauh dibawah dari yang seharusnya. Cek ricek ternyata ada lilitan, jadi ada dua asumsi pertama mungkin karena lilitan itu sehingga asupan nutrisi berkurang atau karena pola makanku yang salah. Dokter menyarankanku cek lab, karena sudah masuk TM 3.
Ternyata oh ternyata gula setelah makanku ada diatas rata-rata. Haaah???? Rasanya saat itu bersalah karena ngga bisa jaga makan, tapi keinginan makan juga naik berkali-kali lipat. Jadi yasudah nasi sudah jadi bubur. Huhuhu. Setelah itu mas bojo jadi super duper ketat dan disiplin kaya pengawas ujian 😑.
Karena aku punya bakat alergi jadi aku disarankan untuk mengkonsumsi yogurt plain untuk meminimalisir risiko supaya janinku nggak ikutan alergi dari awal hamil, lalu karena berat janin kurang aku diminta untuk mengurangi karbo, dan lebih memperbanyak protein. Fyi dokterku tidak menyarankan untuk mengkonsumsi ice cream untuk membuat berat janin naik. Karena ternyata gula justru merusak tulang, lalu kami diminta untuk kembali beberapa hari lagi. Aku diberikan altrernatif, Kalau ternyata berat bayi enggak naik juga, mungkin akan di induksi atau sc. Pertimbangannya kalau janin sudah tidak bisa berkembang dengan baik didalam, lebih baik dikeluarkan dibesarkan diluar.
Waduuh!! Denger itu rasanya langit tadinya cerah berubah jadi hitam campur gledek. Lemes banget parah, iya tau masih punya hari ngerti. Tapi rasanya gimana ya, ga bisa dideskripsikan dikasih alternatif begitu. Waah! Mas bojo semakin ketat pengawasan. Kalau beliau bisa 24 jam melek nemenin, berdiri disamping udah semacam ketempelan mungkin istilahnya saking khawatirnya beliau.
Inget banget waktu di All fresh milih-milih buah, aku ngambil kiwi yang sun gold . He said you cant take it! Akhirnya dipilihkan yang warnanya hijau. Huh! Iyaaa, sebegitunya beliau alesannya karena yang hijau kandungan gulanya lebih rendah daripada yang kuning. (See, betapa cintanya beliau sama janinnya hahaha). Well bukan karena beliau lebay ya. Tapi kembali lagi ke poin atas , dokter minta supaya aku ngurangin gula termasuk buah yang manis juga.😊
Hari berlalu dan alhamdulillah, berat janinku ada progres akhirnya dokter memutuskan untuk menunggu sampai selahirnya janin kapan ingin dilahirkan. Waaaah! Lega sih disitu, tapi tetap aku harus menjaga pola makanku. As you know ngurangin karbohidrat waktu hamil itu rasanya berrrraaat banget asli. Lapeeeeeeerrrrrrr!!!!!!! Huhuhu
Remember son this effort only for you.
Ps.
Teruntuk calon ibu diluar sana, bersabarlah jika hamilmu tidak mudah. Percayalah kalian akan mampu melalui semuanya dengan baik karena Allah sedang akan menitipkan sesuatu yang luar biasa pada keluarga kecilmu.
Komentar
Posting Komentar